Rasanya sudah hampir 6 tahun lalu, semenjak belajar arti sebuah Ahlakul Karimah. Bagaimana seorang muslim bersikap Toleransi terhadap pemeluk agama lain. Bagaimana muslim memilih golongan tempat dia mengikuti sebuah Kejadian dan lingkungan. Aku tidak pernah mengucapkan Selamat Tahun Baru 2012, Selamat Hari Raya untuk agama lain, Selamat hari Valentin kepada siapapun termasuk orang orang terdekat ku sendiri.
Hal ini sering kali di pertanyakan oleh beberapa sahabat bahkan saudara terdekat ato bahkan orang spesial. Terutama pada saat 1 Januari di setiap tahun nya.
Lalu apa jawabku dengan mencoba mengingat kembali apa yang disampaikan oleh Guru pelajaran Aqidah Ahlak di masa2 MTs (setingkat SLTP).
“Tahun Baru Masehi itu hanya sebuah pengingat waktu, tak perlu di meriahkan, tak perlu di agung-agungkan. Sebagai Muslim, kita punya hari spesial yakni hari jum’at, kita punya Tanggal spesial yakni 1 Muharram (Islamic New Year) 10 Dhulhijjah, 1 Syawal dll, kita punya banyak bulan spesial diantaranya adalah Ramadhan, Syawal, Dhulhijjah dll. Kita juga punya jam jam spesial yakni spertiga malam untuk tahajud. Lalu apa dan mengapa kita harus mengikuti Ajaran yang sama sekali tidak ada unsur keislaman nya.?”
Itu mungkin kurang lebih guru saya dulu menjelaskan. Mungkin kita sebagai muslim sering kali khilaf, atau bahkan tidak sadar dengan budaya budaya yang merasuki jiwa kita adalah budaya yang “tidak baik” untuk kesehatan ahlak kita. Namun itulah hidup dan kehidupan manusia. Layaknya kita perlu banyak beristigfar.
Saat ini masih sering kali terdengar, terbaca hal hal sebagai berikut:
- Apa resolusimu di tahun 2012?
- Apa keingingan mu di tahun 2012?
- Apa yang ingin kamu beli di tahun 2012?
Secara sekilah mungkin kita cuma mempertanyakan sebuah perubahan ke arah yang lebih baik. Namun, sadarkan kita bahwa sanya kita sudah mengarah pada “Meng-agung agungkan tahun baru (2012)”. Sementara Rosululloh sendiri pernah mengajarkan bahwasanya kita hendaknya melakukan resolusi setiap hari, bahkan ada kisah seorang sahabat Rosul yang setiap hari mengantongi kerikil untuk menghitung amal baik dan buruknya dan di hitung setiap malam sebelum ia tidur.
Sebentar lagi ada hari Valentine, yang katanya hari kasih sayang.
Valentine, tidak ada sejarah yang menyebutkan bahwa Valentine adalah hari kasih sayang. Sejarah adanya Valentine selalu mengarah pada sebuah cerita percintaan yang tidak mencapai Kebahagiaan. berbagai sumber menyebutkan (meskipun berbeda beda versinya) namun sangat jelas bahwa valentin bukan lah hari kasih sayang.
Para golongan tertentu menggunakan kepentingan ini untuk menyusupi jiwa jiwa muslim dengan budaya yang salah. Muslim di ajarkan untuk senantiasa mengasihi dan menyayangi sesama “Mahluk” setiap saat. Tidak ada hari khusus untuk mencurahkan kasih sayang. Bahkan saat ini, Remaja remaja muslim sudah ada yang meniru niru perayaan hari2 seperti itu dengan pesta miras bahkan pesta sex.
Apa untungnya buat kita sebagai muslim? Toleransi? biar gaul?
Rosululloh adalah contoh yang Mutlak bagi Seorang muslim, beliau sangat Toleran bahkan terhadap orang yang sangat membencinya. Tapi bukan berarti Beliau mengikuti apa yang dilakukan orang yang Bukan dari Muslim.
Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan taqwa dan jangan tolong- menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. (Surah al-Maa.idah Ayat 2)
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka”.
Secara Pribadai saya hanyalah manusia biasa dan muslim yang masih banyak harus belajar. namun tidak lah salah rasanya jika saya menjadi pribadi yang mencoba mengingatkan saudara semuslim dan seiman khususnya buat saya pribadi.
Semoga Allah memberi kita kekuatan untuk meningkatkan Taqwa.
Wallahu a’lam bish-shawabi




{ 4 comments… read them below or add one }
Satu lagi om hadie danker menambahkan yang mungkin belum disinggung, yaitu perayaan ulang tahun.. itu juga termasuk tasabuh bilkuffar (menyerupai orang2 kafir)
Umat Islam punya hari raya sendiri, tapi mereka bahkan lebih bangga merayakan hari raya agama lain…sungguh memalukan, coba simak hadits2 berikut:
قَدِمْتُ عَلَيْكُمْ وَلَكُمْ يَوْمَانِ تَلْعَبُونَ بِهِمَا فِيْ الْجَاهِلِيَّةِ فَقَدْ أَبْدَلَكُمُ اللهُ يَوْمَيْنِ خَيْرًا مِنْهُمَا يَوْمَ النَّحْرِ وَيَوْمَ الْفِطْرِ
“Aku datang kepada kalian dan kalian mempunyai dua hari raya yang kalian bermain-main di dalamnya pada masa jahiliyah, dan Allah telah menggantikan keduanya dengan yang lebih baik bagi kalian : “Hari raya kurban dan hari berbuka.”. [HR Imam Ahmad, Abu Daud, dan Nasa’i]
Dan dari ‘Uqbah bin ‘Amir Radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya beliau bersabda :
يَوْمُ عَرَفَةَ وَيَوْمُ النَّحْرِ وَأَيَّامُ التَّشْرِيقِ عِيدُنَا أَهْلَ الْإِسْلاَمِ وَهُنَّ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ
“Hari Arafah, hari qurban dan hari-hari mina adalah hari raya kami, umat Islam dan hari-hari itu adalah hari makan dan minum”. [HR. Abu Daud, Nasa’ i dan Tirmidzi]
diambil dari: http://almanhaj.or.id/content/2831/slash/0
terimakasih tambahanya mas bro
saya sangat setuju dengan tidak mengucapkan selamat hari raya pada pemeluk agama lain, bukan karena kita tidak suka.. karena itu adalah keyakinan, bagaimana mungkin kita mengucapkan selamat, padahal menurut Islam apa yang mereka lakukan justru tidak selamat?
Kedua masalah tahun baru.. kalo skr tahun baru dirayakan sepertinya sudah tidak berhubungan lagi dengan agama.. sepertinya tahun baru lebih ke arah pekerjaan.. dimana semua kegiatan pekerjaan dijadwalkan pertahun, sehingga akhirnya kehidupan sebagian dari kita juga mengikuti jadwal tersebut.
setelah setahun penuh bekerja keras, dan target tercapai, saatnya mereka bersantai menikmati semua jerih payahnya… kebetulan aja waktunya pas akhir tahun.. jadi saja pestanya besar.. coba pekerjaan mereka jadwalnya seperti jadwal pendidikan.. ditarget jadwal pertahunnya start dari juni.. saya yakin tahun baru ga bakalan rame.. paling cuman ada libur satu hari.. he.. he..
Alhamdulillah ya saya sangat Setuju : Seorang Muslim akan mengikuti Hadits & Sunah Rasullah SAW yg tertulis di Blog ini…trnyata Mas Bro ini msh sllu pny wktu utk saling ingat-mengingatkan dalam kebaikan…Insya Allah ilmu Info ini akan sangat bermanfaat…bagi mereka yg msh GALAU…*-^…anyway TQ.